IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SMP PADA MATERI SUHU, KALOR DAN PEMUAIAN
Abstract
Literasi sains peserta didik SMP masih berada pada kategori rendah, terutama pada materi suhu, kalor, dan pemuaian yang membutuhkan pemahaman konseptual mendalam serta keterampilan berpikir ilmiah. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains melalui penerapan model Discovery Learning. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan selama satu siklus pada bulan Oktober 2025 dengan subjek 32 peserta didik kelas VII MTsN Bangkalan. Tahapan PTK meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi secara sistematis. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains (pretest dan posttest), observasi aktivitas peserta didik, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi literasi sains. Pada tahap pra-siklus, 22% peserta didik berada pada kategori rendah, 56% kategori sedang, dan 19% kategori tinggi, sedangkan setelah penerapan Discovery Learning, kategori rendah menurun menjadi 9%, kategori sedang menjadi 22%, dan kategori tinggi meningkat mencapai 69%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan literasi sains pada materi suhu, kalor, dan pemuaian.
Keywords
Kata Kunci: Discovery learning, kalor, literasi sains, pemuaian, suhu.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
