UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY PADA MATERI TEKANAN ZAT

Sinta Nurriyah Kusuma Widianingrat, Yunin Hidayati, Crystie Liwidia Yusman

Abstract


Pendidikan bukan hanya sebagai tempat transfer pengetahuan, melainkan juga sebagai tempat untuk melatih kemampuan sosial, emosional, serta budi pekerti bagi setiap individu. Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran guided inquiry pada materi tekanan zat. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 2 Bangkalan tahun pelajaran 2025/2026 dengan jumlah siswa 34 anak. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus, yang pada setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan kelas, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis mencapai (77,41) dengan presentase (77%) dan mengalami meningkat pada siklus 2 sebesar (88,82) dengan presentase (89%). Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model guided inquiry dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi tekanan zat.

Keywords


Kata Kunci: Guided Inquiry, Kemampuan Berpikir Kritis, PTK, Tekanan Zat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.