IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA MATERI SUHU, KALOR, DAN PEMUAIAN KELAS VII

Durotun Nasichah, Alfiyah Alfiyah, Fatimatul Munawaroh

Abstract


Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut peserta didik memiliki kemampuan literasi sains agar mampu berpikir logis, analitis, serta tanggap terhadap fenomena di sekitar. Literasi sains menjadi dasar penting bagi pembelajaran IPA karena mendorong siswa untuk memahami konsep ilmiah sekaligus mengaitkannya dengan kehidupan nyata. Salah satu pendekatan yang diyakini efektif untuk menumbuhkan keterampilan tersebut adalah pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning), yang menekankan pada proses penyelidikan dan pemecahan masalah kontekstual. Kajian ini bertujuan mengetahui peningkatan kemampuan literasi sains pada materi suhu, kalor, dan pemuaian dengan menerapkan model PBL di kelas VII-A MTs Negeri Bangkalan tahun ajaran 2025/2026. Proses pembelajaran dilakukan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin dalam satu siklus, meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek berjumlah 32 siswa, terdiri atas 18 laki-laki dan 14 perempuan. Data diperoleh melalui observasi aktivitas belajar dan tes literasi sains, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan literasi sains dengan nilai N-Gain 62,8 % pada kategori sedang. Penerapan PBL terbukti efektif menciptakan pembelajaran yang aktif, kritis, dan bermakna bagi peserta didik.

Keywords


Kata Kunci: literasi sains, problem-based learning, suhu dan kalor

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.