Efektivitas Model Discovery Learning pada Materi Sistem Koordinasi dan Alat Indra pada Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Abstract
Rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor dianataranya guru kurang mengetahui gaya belajar siswa begitupun sebaliknya, penggunaan media pembelajaran yang masih konvensional, siswa jarang mengerjakan tugas dikarenakan tidak memahami materi yang disebabkan oleh rasa malu untuk bertanya, dan penggunaan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan materi yang diajarkan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran Discovery Learning dengan penggunaan metode pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem koordinasi manusia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang memuat 2 siklus pembelajaran, dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan langsung, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu siswa-siswa SMP Negeri 7 Bangkalan kelas 9B yang berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model Discovery Learning menghasilkan hasil belajar yang signifikan bagi siswa. Pada tahap pra siklus nilai rata-rata siswa sebesar 54,78 dengan presentase ketuntasan sebesar 13,04%, kemudian setelah diterapkannya siklus I nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 66,52 dengan presentase ketuntasan sebesar 30,43%. Siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 83,48 dengan presentase ketuntasan sebesar 62,22%. Hasil tersebut menunjukkan signifikansi terkait hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Discovery Learning.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
