Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia yang Tidak Baku di Ruang Publik Surabaya

Chenaudy Salsabila Beanti, Cindy Rosi Ardila

Abstract


Artikel ini mengkaji penggunaan bahasa Indonesia yang tidak baku di ruang publik Surabaya. Fokus utama adalah pada penulisan nama identitas toko dan spanduk yang sering menggunakan bahasa daerah maupun asing. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi penulisan nama identitas di ruang publik Surabaya. Hasil menunjukkan berbagai kesalahan dan kombinasi bahasa yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

References


AF, N. N., & Arum, D. P. (2024). Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia pada Ruang Publik di Kelurahan Bendul Merisi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 15591-15601.

Ayu, A. N., Mulyati, S., & Nirmala, A. A. (2021). Analisis Kesalahan Bahasa Indonesia pada Ruang Publik dan Implikasi Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Jenjang Sekolah Menengah Atas. Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter, 6(2).

Condro, J. A. P., Andina, S. S., An-nisa, F. I. N., & Umur, A. (2023). Perbandingan Penggunaan Bahasa Asing Dan Bahasa Indonesia di Ruang Publik (Mall Tunjungan Plaza Surabaya). Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(5).

Prastowo, A. (2011). Metode penelitian kualitatif dalam perspektif rancangan penelitian.Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 43.

Purnamasari, R., & Ghazali, M. (2019). Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia pada Ruang Publik di Kecamatan Woha. Jurnal Pendidikan Bahasa, 9(1), 18-24.

Sirait, Z. (2021). Penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang tidak memenuhi bahasa baku. Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(1), 1-9.

Sukmawaty, S., & Firman, F. (2023). Analisis Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia pada Ruang Publik di Kota Palopo. Jurnal Sinestesia, 13(1), 312-317.

Wijana, D. P. (2018). Pemertahanan dan pengembangan Bahasa Indonesia (Indonesian language maintenance and development). Widyaparwa,46(1), 91–98.

Yudin, J., Nurjanah, A., & Widiastuti, D. I. (2024). Kesalahan Penggunaan Bahasa Indonesia Di Ruang Publik Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka. Paraduta: Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1), 31-38.

Zafira, F., Anggraeni, P. F., Sukma, D. A., Zamba, M. T., & Zidane, M. A. (2023). Penggunaan Bahasa Indonesia di Mall Royal Plaza Surabaya. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(5).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.