ANALISIS PERSPEKTIF MASYARAKAT PADA DAMPAK SOSIAL DAN EKONOMI TERHADAP BENCANA KEKERINGAN DI DESA BRAGANG, BANGKALAN
Abstract
Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai bencana alam, salah satunya adalah kekeringan yang sering melanda wilayah pedesaan. Desa Bragang, Kabupaten Bangkalan, merupakan salah satu daerah dengan kondisi geografis kering dan keterbatasan sumber air, sehingga berdampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat mengenai dampak sosial dan ekonomi akibat bencana kekeringan di Desa Bragang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian melalui observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan perangkat desa, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekeringan menimbulkan dampak sosial berupa menurunnya kualitas hidup, berkurangnya aktivitas sosial masyarakat, serta meningkatnya potensi konflik akibat keterbatasan air. Dari sisi ekonomi, kekeringan menyebabkan penurunan hasil pertanian, meningkatnya biaya kebutuhan air, dan menurunnya pendapatan rumah tangga. Temuan ini menegaskan perlunya strategi adaptasi dan mitigasi berbasis masyarakat guna memperkuat ketahanan sosial ekonomi terhadap ancaman kekeringan secara berkelanjutan.
Keywords
Kata Kunci: perspektif masyarakat, mitigasi bencana, kekeringan, desa Bragang, Bangkalan
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
