ANALISIS PEMANFAATAN PROSES PENJERNIHAN AIR MENGGUNAKAN EKSTRAK EKSTRAK BIJI KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MELATIH BERPIKIR EVALUATIF

Raddina Aprilia Putri, Zayyinah Zayyinah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan sumber belajar yang berasal dari lingkungan sekitar, yaitu proses penjernihan air dengan menggunakan ekstrak biji kelor untuk melatih kemampuan berpikir evaluatif siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan one group pretest-postest design. Berdasarkan hasil postest tingkat kemampuan berpikir evaluatif siswa yang dianalisis menggunakan standart deviasi diperoleh data sebanyak 21% berada pada kriteria tinggi, sebanyak 71% berada pada kriteria sedang, serta sebanyak 8% berada pada kriteria rendah. jika ditinjau dari masing-masing indikator berpikir evaluatif yaitu Checking maka diperoleh data sebanyak 25% pada kriteria tinggi, 58,33% pada kriteria sedang, serta 16,67% pada kriteria rendah. Pada indikator Critiquing maka diperoleh data sebanyak 13% pada kriteria tinggi, 25% pada kriteria sedang dan 62% pada kriteria rendah.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2015). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 2. Jakarta: Bumi

Aksara.

Ariyatun. (2018). Analisis Efektivitas Biji dan Daun Kelor (Moringa oleifera)

Untuk Penjernihan Air. Walisongo Journal of Chemistry, Vol.2, No.2 , 61-

Baharuddin, & Wahyuni, E. (2015). Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta:

Ar-Ruzz Media.

Feng, C. X. (2001). An Optimization Model for Concurrent Selection of Tolerances

and Supplier. Computer & Industrial Engineering , 15-33.

Ginanjar, W., Utari, S., & Muslim. (2015). Penerapan Model Argument Driven

Inquiry dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan

Argumentasi Ilmiah Siswa SMP. Jurnal Pengajaran MIPA , 20 (01).

Hamdani. (2013). Deskripsi Miskonsepsi Siswa tentang Konsep-Konsep Rangkaian

Listri. Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA , 04 (01).

Hasan, S., Bagayoko, D., & Kelley, E. (1999). Misconceptions and the Certainty of

Response Index (CRI). Journal of Physics Education , 34 (05).

Hidayat, A. (2015). Pengelolaan Dan Pemanfaatan Sumber Belajar Di Sekolah

Tinggi Pariwisata Ampta Yogyakarta. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan,

Vol.2, No. 1 , 1-15.

Huseyin, & Sabri. (2007). Secondary School Students' Misconceptions About

Simple Electric Circuits. Journal of Tourkish Science Education , 04 (01).

Kosasih, E. (2016). Strategi Belajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum

Bandung: Yrama Widya.

Krathwohl, D. R. (2002). A taxonomy for learning, teaching, andassessing: A

revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. New York:

Longman.

Kurniasari, I. (2018). Penggunaan Media Alam Sekitar dan Kemampuan Berfikir

Logis Anak Usia Dini. Lampung : Universitas Lampung Press.

Lamasai, M. M., & dkk. (2011). Pemanfaatan Lingkungan Alam Sekitar Sebagai

Sumber Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III

SDN 10 Gadung. Jurnal Kreatif Online, Vol. 5 No. 3 , 132-144.

Muna, I. (2015). Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa PGMI pada Konsep Hukum

Newton Menggunakan Certainty of Response Index (CRI). Jurnal Cendekia

, 13 (02).

Putri, R. A., & dkk. (2018). Validitas Teoritis Lembar Kerja Siswa Berbasis

Concept Attainment Model Pada Materi Interaksi Makhluk Hidup Dengan

Lingkungan. Science Education National Conference (pp. 179-191).

Bangkalan: Pendidikan IPA UTM.

Septiana, D., Zulfiani, & Noor, M. (2014). Identifikasi Miskonsepsi Siswa pada

Konsep Archaebacteria dan Eubacteria. Jurnal Edusains , 04 (02).

Setiawati, G., Arjaya, I., & Ekayanti, N. (2014). Identifikasi Miskonsepsi dalam

Materi Fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan pada Siswa Kelas IX SMP di

Kota Denpasar. Jurnal Bakti Saraswati , 03 (02).

Sudijono. (2017). Pengantar Statistika Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sudijono, A. (2014). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT RagaGrafindo.

Suparno, P. (2013). Miskonsepsi dan Perubahan Konsep dalam Pendidikan Fisika.

Jakarta: PT Grasindo.

Trianto. (2011). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruvistik.

Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Uno, H. (2016). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Grafika Offset.

Winarti. (2015). Profil Kemampuan Berpikir Analisis Dan Evaluasi

Mahasiswadalam Mengerjakan Soal Konsep Kalor. Jurnal Inovasi Dan

Pembelajaran Fisika, Vol.2, No.1 , 19-24.

Wisudawati, A., & Sulistiyowati, E. (2015). Metodologi Pembelajaran IPA.

Jakarta: Bumi Aksara.

Yulianti, E. (2013). Aktivitas Koagulasi Ekstrak Biji Kelor (Moringa Oleifera L.)

Dalam Larutan Nacl Terhadap Limbah Cair Ipal Pt. Sier Pier Pasuruan.

ALCHEMY, Vol. 2 No. 3 , 178-183.

Zahra, N., Kamaluddin, & Muslimin. (2015). Identifikasi Miskonsepsi Fisika pada

Siswa SMAN di Kota Palu. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako , 03 (03).

Zubaidah, S. (2017). Keterampilan Abad Ke-21: Keterampilan yang Diajarkan

Melalui Pembelajaran. Universitas Negeri Malang .


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.