PENERAPAN MODEL ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PADA KONSEP HIDROLISIS GARAM

Fatwa Patimah Patimah Nursa’adah, Novrita Mulya Rosa

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran pembelajaran menggunakan model Advance Organizer untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Model pembelajaran Advance Organizer dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis yang pada konsep hidrolisis. Penelitian dilakukan pada siswa kelas IX IPA SMA Pesantren Cintawana Tasikmalaya. Metode Penelitian yang digunakan adalah Deskriptif. Instrumen yang digunakan terdiri atas Lembar Kerja Siswa (LKS), format observasi, tes tulis dengan indikator keterampilan berpikir kritis, dan angket. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika deskriptif. Berdasarkan analisis hasil LKS diperoleh nilai rata-rata peserta didik sebesar 86 dengan interpretasi sangat baik. Analisis lembar observasi aktivitas peserta didik selama pembelajaran diperoleh skor rata-rata sebesar 84 dengan interpretasi sangat baik. Hasil tes keterampilan berpikir kritis kelompok tinggi memperoleh nilai N Gain sebesar 0,8, kelompok sedang 0,7 dan kelompok rendah 0,5. Hasil angket menyatakan bahwa peserta didik memberi tanggapan positif terhadap pembelajaran menggunakan Advance Organizer untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dengan skor sebesar 82%.

Full Text:

PDF

References


Abiansyah, Thomas. 2007. Advance Organizer Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep

dan

Keterampilan Berfikir Kritis Siswa. Tesis Jurusan Fisika FPMIPA UPI Bandung

Amelia, R., Mansyur, J., & Kade, A. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Advance Organizer

dengan menggunakan Peta Konsep Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas X di SMA

Negeri 7 Palu.

Arikunto, Suharsimi. (2007). Dasar – dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi Revisi). Jakarta : Bumi

Aksara.

Deo dan Retno. (2012). Analisis Pemahaman Konsep Awal dan Kemampuan Berpikir Kritis

Bidang Studi Fisika Menggunakan Model Pembelajaran Advance

Organizer

Domin, D.S. (2008). Using an advance organizer to facilitate change in students

conceptualisation of the role of creativity in science. Journal of education. (9), 291-300.

Hamdanillah, N., Harjono, A., & Susilawati. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Advance

Organizer Menggunakan Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik

Kelas XI. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi 3(2), 119 – 127.

Joyce and Weil.2000. Models of Teaching.

Muammar, H., Harjono, A., & Gunawan. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Assure

Pengetahuan Awal Terhadap Hasil Belajar IPA-Fisika Siswa Kelas VII

Mataram. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 1(3), 166 –172.

Putriana, I., Yusrizal, & Rahmanto, A. (2017). Penerapan Model Pembelajaran

SMPN

Advance

dan

Organize Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa

Pada Materi Fluida Dinamis di SMAN 5 Banda Aceh. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (SNP) Unsyiah 2017, April 13,2017, Banda Aceh, Indonesia B43 – B48.

Shihusa, H. and Keraro, F. N. (2009). Using Advance Organizer to Enhance Student motivation in

Learning Biology. Journal of Mathematics, Science, & Technology education. 5, (4), 413

Shihusa, H. dan Fred, N.K. (2009). Using Advance Organizers to Enhance Students Motivation

in Learning Biology. Eurasia Journal of Mathemaitics, Science and Tehcnology Education

[online]. Vol.5 (4), 413-420.

Siregar, Nelson. 1998. Penelitian Kelas, Teori, Metodologi dan Analisis. Bandung: CV. Andira.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.