PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL SCIENTIFIC INQUIRYYANGBERORIENTASI PADA LITERASI SAINS

Irfan Armein Widodo, Mochammad Ahied, Ana Yuniasti Retno Wulandari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis model scientific inquiry yang berorientasi pada literasi sains. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop,Disseminate) yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Subjek penelitian adalah 10 siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Puri.Penilaian rata-rata validasi silabus memperoleh skor 0,87 dengan criteria sangat layak. Penilaian rata-rata validasi RPP memperoleh skor 0,81dengan criteria sangat layak. Penilaian rata-rata validasi LKS memperoleh skor 0,86 dari dengan criteria sangat layak. Penilaian rata-rata validasi tes literasi sains memperoleh skor 0,80 dengan criteria sangat layak. Kelayakan materi memperoleh skor 0,94 dengan criteria sangat layak. Penilaian reliabilitas instrument perangkat pembelajaran memperoleh 89,46 % dengan kriteriadapat dipercaya. Keterbacaan perangkat pembelajaran memperoleh presentase 88,21%. Respon siswa menunjukkan ketertarikan dengan presentase 91,88 %. Perangkat pembelajaran berbasis model scientific inquiry yang berorientasi pada literasi sains dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran IPA.

Full Text:

PDF

References


Anjarsari, P. (2014). Literasi Sains dalam

Kurikulum dan Pembelajaran IPA SMP.

Prosiding Semnas Pensa VI ”Peran

Literasi Sains”.

Akbar, S. (2015). Instrumen perangkat

Pembelajaran. Bandung: Rosdakarya.

Arief, M. K., dan Utari, S. (2015).

Implementation Of Levels Of Inquiry On

Science Learning To Improve Junior High

School Student’s Scientific Literacy.

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 11 (2)

(2015) 117-125.

Arikunto, S. (2015). Dasar-Dasar Evaluasi

Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Asyhari, A. (2015). Profil Peningkatan

Kemampuan Literasi Sains Siswa Melalui

Pembelajaran Saintifik. Jurnal Ilmiah

Pendidikan Fisika ‘Al-BiRuNi’ 04 (2)

(2015) 179-191.

Azwar, S. (2016). Realiabilitas dan Validitas.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Campbell, N. A. (2010). Biologi Edisi

Kedelapan Jilid 3. Jakarta: Erlangga.

Dahtiar, A. (2015).Pembelajaran Levels Of

Inquiry untuk Meningkatkan Literasi

Sains Siswa SMP pada Konteks EnergiAlternatif. Prosiding Simposium Nasional

Inovasi dan Pembelajaran Sains 2015.

Gultom, M. (2014). Model evaluasi reflektif

kurikulum pendidikan bahasainggris

dalam pengembangan karakter bangsa.

Universitas Cendrawasih Jayapura. Jurnal

Pendidikan Dan Evaluasi Pendidikan, Vol

, No. 2, Desember.

Hamdani. (2011).Strategi Belajar Mengajar.

Bandung : Pustaka Setia.

Handriyan, A. (2016). Pengembangan Perangkat

Pembelajaran Berbasis Inkuiri Pokok

Bahasan Sistem Pencernaan Untuk

Meningkatkan Pemahaman Konsep.

Jurnal Pena Sains Vol. 3, No. 2, Oktober

Heriningsih, D.P. Pengembangan Perangkat

Pembelajaran Berkarakter Berbasis

Inkuiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar

IPA Siswa SMP. Prosiding Seminar

Nasional Kimia Universitas Negeri

Surabaya, 20 September 2014 ISBN :

-602-0951-00-3.

Joyce, B., Weil, M., dan Calhoun, E. (2011).

Models of Teaching. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar.

Ladachart, L., dan Yuenyong, C. (2015).

Scientific Inquiry as a Means to Develop

Teachers’ and Supervisors’ Scientific

Literacy.International Journal of Science

Educators and Teachers. Volume 1,

Number 1 pp. 63 – 76.

Lederman, N.G., Lederman, J.S., & Antink, A.

(2013). Nature of science and scientific

inquiry as contexts for the learning of

science and achievement of scientific

literacy. International Journal of

Education in Mathematics, Science and

Technology, 1(3), 138-147.

OECD. (2016). PISA 2015 Assessment and

Analytical Framework: Science, Reading,

Mathematic and Financial Literacy. Paris:

OECD Publishing.

OECD. (2016). PISA 2015 Result in Focus.

Paris: OECD Publishing.

Permendikbud. (2016). Standar Proses

Pendidikan Dasar Dan Menengah.

Jakarta : Kemendikbud.

Sagala, S. (2011). Konsep dan Pembelajaran

untuk Membantu Memecahkan

Problematika Belajar dan Mengajar.

Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. (2014). Perencanaan dan Desain

Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana

Prenada Media Group.

Soobard, R., dan Rannikmae, M. (2011).

Assessing Student’s Level Of Scientific

Literacy Using Interdisciplinary

Scenarios. Science Education

International Vol.22, No.2, June 2011,

-144.

Sudijono, A. (2014). Pengantar Statistika

Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian

Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Statistika untuk Penelitian.

Bandung: Alfabeta.

Susdarwati. (2016). Pengembangan

perangkatPembelajaran Fisika Berbasis

Problem Based Learning (Pbl) Pada

Materi Hukum Newton Dan

Penerapannya Kelas X Sman 2 Mejayan.

Jurnal inkuiri ISSN: 2252-7893, Vol 5,

No. 3, 2016 (hal 1-11).

Suyono, dan Hariyanto. (2014). Belajar dan

Pembelajaran Teori Dan Konsep Dasar.

Bandung: Remaja Rosdakarya.

Trianto. (2015). Model Pembelajaran Terpadu.

Jakarta: Bumi Aksara.

Wisudawati, A.W., dan Sulistyowati, E. (2015).

Metodologi Pembelajaran IPA. Jakarta:

Bumi Aksara


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.