PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA
Abstract
Literasi sains merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang diperlukan peserta didik untuk memahami konsep ilmiah, mengambil keputusan berdasarkan bukti, dan menerapkannya dalam konteks kehidupan nyata. Berdasarkan kajian sebelumnya, model Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi karena peserta didik dilibatkan secara aktif dalam pemecahan masalah autentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model PBL dalam meningkatkan literasi sains peserta didik pada materi sistem reproduksi. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) satu siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dengan subjek 32 peserta didik kelas IX-H MTs Negeri Bangkalan. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi sains mengacu pada indikator PISA. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata literasi sains dari 30,86 (kategori rendah) pada pra-siklus menjadi 76,04 (kategori tinggi) setelah penerapan PBL. Persentase N-Gain sebesar 65% menunjukkan efektivitas dalam kategori sedang menuju tinggi, yang mengindikasikan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan literasi sains peserta didik secara signifikan. Dengan demikian, model PBL layak direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang relevan dengan Kurikulum Merdeka dan penguatan profil pelajar Pancasila.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
