MITIGASI BANJIR ROB DI DAERAH PEJAGAN, BANGKALAN, MELALUI REHABILITASI MANGROVE
Abstract
Banjir rob di daerah Pejagan, Bangkalan, terjadi akibat meluapnya air laut yang pasang menggenangi wilayah pesisir dengan elevasi tanah yang lebih rendah daripada permukaan laut. Kondisi ini sering terjadi, sehingga diperlukan upaya mitigasi yang tepat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bentuk pemahaman dan perilaku masyarakat pesisir terhadap upaya mitigasi banjir rob, khususnya melalui rehabilitasi mangrove sebagai perlindungan alami kawasan pesisir. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada satu ketua RT serta tiga warga sekitar yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemerintah dalam menangani banjir rob, yaitu melalui pembangunan tanggul dan penanaman mangrove, belum efektif karena kurangnya perawatan dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Keywords
Kata Kunci: banjir, mangrove, mitigasi, Pejagan
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
