Refleksi Nilai-Nilai Budaya Madura Dalam Pantun Madura Di Channel Youtube Malvin Ramanda

Siti Zenifa Nurul Bhatinia, Hani’ah Hani’ah, Mixghan Norman Antono

Abstract


Bahasa Madura yang digunakan oleh masyarakat Madura, menyimpan berbagai tradisi dan kearifan lokal yang sangat berharga. Namun, seiring dengan pesatnya globalisasi, kelestarian bahasa Madura terancam. Penelitian ini memfokuskan pada pantun Madura sebagai salah satu upaya pelestarian budaya, dengan menganalisis bagaimana nilai-nilai budaya lokal tercermin dalam pantun melalui pendekatan sosiolinguistik. Pantun Madura, sebagai karya sastra lisan, mengandung banyak makna dan digunakan dalam berbagai situasi sosial, baik formal maupun informal. Selain berfungsi sebagai hiburan, pantun juga berperan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan moral serta nilai-nilai budaya yang penting bagi masyarakat Madura. Oleh karena itu, pantun dapat dianggap sebagai gambaran dari kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai budaya lokal yang terkandung dalam pantun Madura. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumen, dan transkripsi. Data yang digunakan diambil dari pantun Madura yang dipublikasikan oleh Malvin Ramanda di channel YouTube. Dengan pendekatan ini, diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai dinamika pemakaian pantun dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Madura. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai peran pantun Madura dalam pelestarian nilai-nilai budaya lokal, serta memberikan kontribusi dalam upaya pelestarian bahasa Madura di masa depan. Di tengah arus globalisasi yang terus berkembang, penting untuk mengkaji bagaimana bentuk-bentuk ekspresi budaya seperti pantun tetap relevan dan dihargai. Dalam analisis data penelitian ini, ada tiga tahap yang terjadi secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain lembar observasi dan transkrip video.

References


Aisyah, Sitti dkk. (2014). Bagaimana Ragam Bahasa Basilek di Kalangan Komunitas Tukang Becak: Studi Sosiolinguistik di Pamekasan. Ganesha, 1-16

Amin, M. (2021). Analisis Variasi Pemakaian Bahasa Manggarai Pada Masyarakat Desa Golo Ndaring Kecamatan Sano Nggoang Kabupaten Manggarai Barat. Skripsi, Mataram.

Anisa, Selfi A. dkk. (2023). Bahasa Vulgar Pada Komunitas Motor di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang dan Implikasinya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK. Tambusai, 7, 11015-11024

Adlini, Miza dkk. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul, 6

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press

Anugrah. (2019). Analisis Variasi Bahasa Iban di Kalimantan Barat. Kajian Linguistik dan Sastra

Anugrah. (2019). Bahasa Iban: Ragam dan Fungsi Dalam Masyarakat Dayak. Jurnal Lingual Didakti, 35-44

Chaer & Agustina. (2018). Sosiolinguistik. Jakarta: Rineka Cipta

Chaer & Leonie. (2018). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta

Pangaribuan, T.R. (2010). HUBUNGAN VARIASI BAHASA DENGAN KELOMPOK SOSIAL

Ridwan, M. H., & Sari, R. P. (2022). Tipologi Kepribadian Dan Variasi Bahasa Sosiolek Tokoh Dalam Novel Qod Kafani Karya Anis Hilda Intani (Kajian Psikologi Sastra Dan Sosiolinguisti. tabiyatuna, 03(2774-5724)

Solehati, M. (2022). Variasi bahasa dalam caption Instagram We Care Bangkalan: Kajian sosiolinguistik. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP PGRI Bangkalan

Saputro, A. H., Fitriani, Y., & Hetilaniar. (2023). Variasi bahasa pada channel YouTube Kristiana B. Hansen Hidup 7 Hari Bersama Suku Dayak Iban di Sungai Utik (Kajian Sosiolinguistik). Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Safitri, dkk, V. N. (2021). Jargon Bahasa Berdasarkan Model Fungsional Speaking di Kalangan Komunitas Dakwah: Kajian Sosiolinguistik. Madah, 12, 207-222

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Utami, Suci Sela. (2016). “Variasi Bahasa Masyarakat Pesisir Kampung Tambak Wedi Baru, Surabaya Kajian Sosiolinguistik”. Skripsi: Universitas Airlangga

Wati, I., & Febriani, I. (2024). Variasi bahasa segi penutur pada komunikasi jual beli di Pasar Socah Bangkalan. PENTAS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 1-7

Wijana, Putu Dewa dan Rohmadi Muhammad. (2012). Sosiolinguistik. Kajian Toeri dan Analisis. Yokyakarta: Pustaka Pelajar


Refbacks

  • There are currently no refbacks.