Analisis Interferensi Bahasa Arab ke Bahasa Indonesia di Sepanjang Jalan Raya Telang – Keleyan Kabupaten Bangkalan (Kajian Problematika Bahasa)
Abstract
Penelitian ini membahas fenomena interferensi bahasa Arab dalam bahasa Indonesia, khususnya di sepanjang Jalan Raya Telang-Keleyan, Kabupaten Bangkalan. Interferensi bahasa merujuk pada pengaruh atau campur tangan bahasa asing, dalam hal ini bahasa Arab, terhadap bahasa Indonesia, yang sering terjadi dalam penggunaan kosakata dan penamaan tempat usaha. Bahasa Arab memiliki pengaruh signifikan di Indonesia, terutama dalam konteks keagamaan dan pendidikan Islam, namun perbedaan sistem linguistik antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia menimbulkan tantangan tersendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui baca catat. Data yang dikumpulkan menunjukkan penggunaan istilah-istilah Arab dalam penamaan tempat usaha seperti "Amanah Laundry," "Pangkas Rambut Akhi," dan "Warung Bebek Basmalah," yang menggambarkan integrasi nilai-nilai agama dan budaya Islam dalam kehidupan sosial.
Full Text:
PDF (BAHASA INDONESIA)References
Devianty, Rina. (2017). Bahasa sebagai Cermin Kebudayaan. Jurnal: Tarbiyah. Vol.24 No.2 Juli – Desember 2017. Hlm. 226-245.
Munip, A. (2021). Problematika Penerjemahan Bahasa Arab ke Bahasa Indonesia. UIN Sunan Kalijaga.
Wa Muna, Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. (Yogyakarta: Penerbit Teras, 2011). Hal. 42.
Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif (Sistematika Penelitian Kualitatif). In Bandung: Rosda Karya.
Setiyadi, D. (2016). Peranan sosiolinguistik dalam pengajaran bahasa: sebuah kajian teoretis dan penerapannya (temuan linguistik untuk pengajaran bahasa). Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 2(02).
Refbacks
- There are currently no refbacks.