Pola-Pola Pantun Madura dalam Tayangan Youtube Pacul Channel

Moch Akbar Maulanadedi, Hani’ah Hani’ah, Mixghan Norman Antono

Abstract


Penelitian ini berfokus pada pentingnya pelestarian pantun Madura sebagai warisan budaya yang memiliki struktur dan pola tertentu. Di era digital saat ini, pantun Madura dapat ditemukan dalam berbagai platform, termasuk YouTube, yang menjadi media penyampaian budaya yang efektif. Pacul Channel, yang telap beroperasi sejak 14 Agustus 2016, menyajikan berbagai jenis musik dangdut, termasuk pantun Madura, yang dapat menarik perhatian penonton dan menberikan peluang untuk interaksi serta monetisasi bagi kreator konten. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis pola struktural pantun Madura yang terdapat dalam tayangan YouTube, khususnya pada video “Lagu Madura // Full Album Ngamen Versi Vidio Klip // Mp3 // Cak Imam”. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini berfokus pada identifikasi elemen-elemen penting dalam pantun, seperti jumlah baris, suku kata, pola rima, sampiran, dan isi pantun. Tahapan metode penelitian mencakup beberapa langkah, mulai dari pengumpulan data melalui tayangan video di YouTube, analisis pola-pola struktural pantun, hingga penyajian data dalam bentuk tabel dan contoh-contoh pantun sebagai ilustrasi. Hasil penelitian menyatakan pantun dalam video YouTube Pacul Channel tersebut cukup sesuai dengan ketentuan pantun yang berlaku seperti terdiri atas empat baris tiap baitnya, menggunakan delapan hingga 12 suku kata, pola rima yang ditemukan 29 (a-b-a-b), 33 (a-a-a-a), enam (a-a-b-b), satu (a-b-c-b), pantun tersebut juga memuat Sampiran terdapat pada dua baris pertama, sementara isi tercantum pada dua baris terakhir

References


Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. (2016). “Pantun”. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Versi 1.0.0). Aplikasi seluler

Bastari., & Fiandarti, Y. I. (2009). Kosa Kata Bahasa Madura Lengkap. Surabaya: Karya Simpati Mandiri

Chaer, A., & Agustina, L. (2021). Sosiolinguistik perkenalan awal. Jakarta: Rineka Cipta

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage publications

Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh Media Sosial terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Indonesia. Publiciana, 9(1), 140-157. https://doi.org/10.36563/publiciana.v9i1.79

Danuarta, A., dkk. (2024). Terselip Makna Mendalam: Eksplorasi Pantun Buka Palang Pintu Tradisi Perkawinan Masyarakat Melayu Riau (Daerah Pelalawan, Siak dan sekitarnya). Journal of Creative Student Research (JCSR), 2(3), 245–260. https://doi.org/10.55606/jcsr-politama.v2i3.3904

Elyusra., dkk. (2024). Persajakan Akhir Pantun dalam Antologi Suara Hati Seorang Ibu Karya Hj. Yuslidar, M.Pd. Lateralisasi, 12(01), 1-12. https://doi.org/10.36085/lateralisasi.v12i01.6683

Fernando, A., dkk. (2023). Peranan Pantun dalam Pendidikan Islam Pada Masyarakat Desa Klambir V. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora (KITABAH), 1(1), 48-60

Handayani, Y., Nasution, B., & Zulfadhli. (2017). Pantun Masyarakat di Nagari Painan Timur Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(1), 1-11. https://doi.org/10.24036/898810

Jumani. (2018). Struktur dan Nilai Moral Pantun pada Rubrik "Bujang Besaot" serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA. Sirok Bastra, 6(1), 1-21. https://doi.org/10.37671/sb.v6i1.116

Malabar, S. (2015). Sosiolinguistik. Gorontalo: Ideas Publishing

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications

Raihana, N. (2016). Diksi dalam Pantun Anak. Jurnal Kiprah, 4(1), 77-88. https://doi.org/10.31629/kiprah.v4i1.411

Susanti, S., Bahry, R., & Harun, M. (2019). Analisis Penggunaan Pantun dalam Budaya Masyarakat Gayo Lues. JIM PBSI, 4(2), 39-51

Sanusi, A., Hakimah, N., & Winanto, A. S. (2024). Analisis Semantik Pantun dalam Bahasa Madura. Lestari: Jurnal Bahasa dan Sastra, 2(1), 17-22

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.