Penguatan Kesadaran Berwisata Melalui Permainan Anak Tradisional di Kabupaten Sampang Madura

Calista Khaylif

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran wisata masyarakat (Sapta Pesona) melalui pelestarian dan pengembangan permainan tradisional anak-anak di Kabupaten Sampang, Madura. Sampang memiliki warisan budaya lisan yang kaya di mana permainan tradisional merupakan bagian integral dari identitas sosial dan budaya masyarakat Madura. Namun, arus modernisasi dan kemajuan teknologi yang pesat telah menyebabkan pergeseran minat generasi muda, mendorong permainan tradisional ini ke ambang kepunahan dan mengancam pelestarian identitas budaya lokal. Kondisi ini memerlukan strategi revitalisasi budaya yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan beragam permainan tradisional anak-anak. Teknik pengumpulan data meliputi tinjauan pustaka, observasi lapangan, wawancara mendalam, kuesioner terstruktur, dan dokumentasi komprehensif. Temuan ini menginformasikan perancangan kegiatan strategis, yang meliputi: edukasi dan sosialisasi tentang nilai intrinsik permainan tradisional bagi masyarakat; pelatihan bagi pemuda dan pelaku pariwisata dalam menyelenggarakan permainan ini; dan mengemas permainan tradisional sebagai daya tarik wisata budaya yang autentik dan interaktif. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan apresiasi dan partisipasi aktif masyarakat dalam melestarikan warisan budaya, tetapi juga mengembangkan potensi wisata budaya yang berkelanjutan dan multifungsi. Tujuan akhirnya adalah memperkuat identitas budaya Madura, meningkatkan kunjungan wisatawan (baik domestik maupun mancanegara) ke Kabupaten Sampang, dan pada akhirnya memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat. Dengan memperkuat kesadaran wisata berbasis budaya lokal melalui permainan anak-anak tradisional, Kabupaten Sampang diposisikan untuk menjadi destinasi wisata budaya yang unik dan berdaya saing.


Full Text:

PDF

References


Elfiadi. (2016). Permainan Tradisional dan Perkembangan Anak. Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 101–112.

Handayani, S. (2016). Menggapai Permainan Tradisional Anak Indonesia dalam Perangkat Berbasis Android. Jurnal The Messenger, 8(2), 61–

https://doi.org/10.26623/themessenger.v8i2.336

Hanif. (2016). Kearifan Lokal dalam Permainan Tradisional.

Jurnal Kebudayaan, 12(3), 67–75.

Komariah, N., Saepudin, E., & Yusup, P. (2018). Pariwisata Lokal sebagai Investasi Jangka Panjang. Jurnal Sosial Humaniora, 10(1), 77–86.

Pertiwi, S. W. (2017). Pelestarian Budaya dan Permainan Tradisional. Jurnal Kebudayaan Lokal, 9(1), 55–63.

Pratama, A. (2014). Konsep Pelestarian Budaya di Indonesia. Jurnal Humaniora, 5(2), 99–108.

Rahmi, A. (2016). Pembangunan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pariwisata Nusantara, 2(1), 33–44.

Saputra, S. H., & Ekawati, T. (2017). Nilai Sosial dalam Permainan Tradisional.

Jurnal Pendidikan Karakter, 7(2), 150–160.

Sugito, & Allsabah, A. H. (2019). Permainan Tradisional Sebagai Pengembangan Daya Tarik Parawisata. Prosiding Seminar Nasional IPTEK Olahraga, 1–6.

Sugiyarto, E., & Amaruli, R. (2018).

Kearifan Lokal sebagai Basis Pengembangan Pariwisata. Jurnal Ilmu Sosial, 6(2), 88–99.

Tarakanita, F., & others. (2017). Pengembangan Wisata Budaya melalui Permainan Tradisional. Jurnal Pariwisata Budaya, 4(2), 112–1


Refbacks

  • There are currently no refbacks.